Mendung

Setiap pagi mentari muncul malu-malu, ia mendatangi bumi dengan pancaran sinar hangatnya. Itu mengapa malam selalu terasa singkat. Karena mentari tak sabar ingin menyapa bumi.

Suatu hari, seperti biasa, mentari bergerak, muncul di ufuk timur, tak sabar melihat buminya. Tapi tak dinyana, Bumi menghadirkan hujan di antara mereka. Bahkan sebelum mentari dapat memancarkan secercah sinarnya. Deras rintik hujan menuju pelukan bumi, riuh, layaknya tawa bahagia. Mereka berdansa bersama.


Mentari tergugu sayu, sinarnya meredup, ia sembunyi dibalik awan, entah sampai kapan.


foto diambil dari sini

Even after all this time, the Sun never says to the Earth, “You owe me.” Look what happens with a love like that, it lights the whole sky.

Komentar

Postingan Populer